in

Cara Mempertahankan Blog yang Menarik untuk Bisnis Kecil

Ilustrasi.

Apakah kamu setuju bahwa pemasaran untuk perusahaan besar berbeda dengan pemasaran usaha kecil?

Perusahaan besar mampu menghabiskan anggaran besar untuk iklan dan menarik pelanggan. Bahkan jika 50% dari iklan tidak berhasil, mereka masih memiliki banyak pelanggan untuk mengembalikan pendapatan.

Namun, usaha kecil tidak mampu membeli kemewahan bereksperimen dengan periklanan. Setiap langkah periklanan harus menghasilkan pendapatan atau setidaknya biaya pembayaran. Kini, semakin banyak perusahaan yang datang untuk menjalankan blog perusahaan mereka.

Upaya pemasaran dengan internet dan spesialis promosi lainnya, telah berkontribusi pada kesadaran bahwa postingan yang menarik di media sosial adalah alat yang sangat baik untuk mempromosikan produk kepada publik.

Tetapi bagaimana dengan bisnis baru yang tidak memiliki dana besar atau tim yang mumpuni untuk beriklan? Apakah layak bagi usaha kecil untuk menghabiskan waktu untuk menulis blog? Mari kita coba mencari tahu bagaimana sebuah blog berguna untuk pemasaran usaha kecil.

Menarik audiens baru

Dengan blog yang dikelola secara optimal, kemungkinan situs web perusahaan untuk muncul di laman pertama mesin pencarian akan tinggi. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan audiens untuk membeli produk.

Jadi, konten situs menentukan perasaan apa yang akan dirasakan audiens terhadap brand kamu. Apakah mereka akan percaya, kecewa, marah, atau respect. Jadi kelola blog semenarik mungkin

Meningkatkan kepercayaan

Pengguna lebih cenderung ingin berhubungan dengan perusahaan yang terlihat seperti ahli atau berpengalam di bidangnya di mata mereka. Para audiens ini hanya ingin melihat yang profesional saja, jadi kamu harus membuktikan keahlian dan pengalaman, termasuk di blog.

Mempertahankan loyalitas merek 

Jika nama produk kamu terus menerus digaungkan secara massif atau sering muncul di halaman Google, costumer akan mengingat produk kamu. Jadi, jika suatu saat mereka membutuhkan layanan kamu, para customer tahu ke mana harus berpaling.

Cobalah promosikan produk dengan membuat tagline yang catchy, gampang diingat, dan berpotensi disukai massa. Kamu juga bisa memanfaatkan momentum dengan membuat konten blog mengikuti hal-hal yang sedang viral dan sedang digandrungi publik.

Lalu lintas dan konversi

Konten dapat memberikan dorongan bagi audiens yang menguntungkan. Midalnya, seseorang bisa saja memutuskan untuk menjadi pelanggan kamu. Atau mereka juga bisa menghaislkan konversi, seperti melakukan pesanan, pembelian, berbagi laman, menyukai konten, hingga langganan.

Jika kamu berhasil mengaitkan konten dengan pembelian, pemesanan, atau pengunduhan materi, daya persuasi konten akan menaikkan tingkat konversi.