in

Sosok Aldila Sutjiadi, Petenis Indonesia yang Cetak Sejarah

Aldila Sutjiadi, petenis Indonesia. Foto: Reuters

Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi jadi perbincangan publik setelah ia mengukir sejarah baru dengan lolos ke Semifinal Wimbledon 2023. Aldila lolos ke empat besar di sektor ganda campuran bersama petenis Belanda, Matwe Middelkoop.

Sayangnya, perjalanan Aldila dan Matwe terhenti di semifinal setelah kalah melawan pasangan asal Belgia dan China. Keduanya kandas setelah berjuang melewati tiga set dengan skor 1-6, 6-3 dan 3-6.

Meski kalah, pencapaian Aldila sampai ke babak semifinal patut diapresiasi, terlebih ia baru dua kali berpasangan dengan Matwe Middelkoop. Selama dua kali itu, pasangan ini selalu menembus babak semifinal.

Aldila/Matwe pertama kali berpasangan di ajang French Open 2023. Di ajang tenis Grand Slam tersebut, keduanya berhasil menembus babak semifinal.

Pancapaian tersebut membuat Aldila berhasil mengukir sejarah baru pada tahun ini untuk dunia tenis Indonesia. Ia menjadi satu-satunya petenis asal Indonesia yang mampu melaju sampai ke babak semifinal di kedua turnamen tenis tingkat dunia tersebut.

Lalu siapa Aldila Sutjiadi?

Aldila Sutjiadi merupakan seorang atlet tenis kelahiran 2 Mei 1995 di Jakarta. Ia memulai karier sebagai petenis pada tahun 2010 saat usianya masih lima tahun.

Petenis berusia 28 ini telah memperoleh banyak prestasi. Ia mempunyai pukulan favorit forehand dan volley.

Salah satu pencapaiannya adalah mendapatkan medali emas dari nomor tunggal putri, ganda putri dan beregu putri dalam kompetisi. Ia pernah meraih prestasi dalam kompetisi PON 2012 Riau, PON 2016 Jawa Barat, hingga PON 2021 Papua.

Aldila Sutjiadi kini bertengger di peringkat ke-32 dalam posisi pemain ganda dunia per Juli 2023. Sementara sebagai pemain tunggal, Aldila menempati peringkat ke 864 dunia.