Kucing siberia merupakan kucing domestik di daerah Siberia atau Rusia. Kucing ras siberia ini awalnya hanya dibawa ke Amerika Serikat pada abad ke-19.
Akan tetapi, hingga saat ini kucing siberia ditemukan di seluruh penjuru dunia. Kucing ini pertama kali ditemukan di sekitar wilayah hutan Siberia sehingga disebut juga dengan nama kucing hutan Siberia.
Kucing siberia dipercaya sebagai salah satu ras kucing tertua di dunia. Kucing jenis ini bahkan diyakini sebagai nenek moyang kucing berbulu panjang.
Secara garis besar, kucing siberia sama saja dengan jenis kucing lain yang memiliki bulu-bulu panjang. Warna bulu-bulunya pun banyak yang sama dengan jenis kucing lainnya.
Akan tetapi, kucing siberia memiliki ciri khas lain yang membedakannya dengan ras kucing lainnya. Ciri tersebut terletak pada perbedaan ukuran kaki antara kaki belakang dengan kaki depan pada kucing ini.
Ukuran kaki belakang kucing siberia sedikit lebih panjang daripada kaki depannya. Hal ini kemudian menciptakan adanya sedikit lengkungan pada punggung kucing ini.
Bentuk tubuh yang seperti itu memungkinkan kucing siberia untuk bergerak lebih lincah. Dengan ukuran kaki yang berbeda, tubuh kucing tampak lebih atletis.
Bukan hanya dari segi ciri fisik, ada pula ciri khas lain dari kucing siberia yang membedakannya dengan kucing lain. Ciri lain tersebut terletak pada kemampuan bereproduksi kucing.
Kemampuan bereproduksi pada kucing siberia lebih cepat daripada jenis kucing lain. Pada usia lima bulan saja, kucing siberia sudah bisa beranak pinak.
