in

Cara Kucing Membersihkan Dirinya

Ilustrasi Kucing. Foto: Pixabay
Ilustrasi Kucing. Foto: Pixabay

Setiap hewan yang tercipta dibekali pengetahuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Ada yang melakukan ritual membersihkan diri dengan cara mandi, berjemur, menggigit, hingga menjilati tubuhnya.

Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan hewan untuk membersihkan diri agar tubuhnya tetap sehat. Akan tetapi, tingkat kebersihannya tentu akan berbeda-beda pula berdasarkan kehidupan alami hewan tersebut.

Misalnya pada kucing, meskipun tidak bisa mandi sendiri, kucing tetap akan bersih dengan caranya sendiri. Bahkan, kucing menyukai kebersihan tubuh sehingga rela membuang waktu banyak hanya untuk membersihkan diri.

Kemampuan kucing membersihkan dirinya muncul secara turun temurun dari induknya. Sesaat setelah kucing lahir, dengan naluri keibuan, induk kucing menjilati tubuh anaknya untuk membersihkan sisa-sisa persalinan.

Hal ini kemudian akan terbawa-bawa terus sepanjang hidup kucing. Secara garis besar, ada tiga cara kucing membersihkan dirinya, yakni menjilat, menggaruk, dan menggigit.

Ada kucing menjilati tubuhnya mulai dari dagu, kumis, bahu, dan seluruh anggota tubuh yang mampu terjangkau oleh lidah. Lidah kucing terbangun dari duri-duri yang disebut papila.

Papila ini menyebabkan lidah kucing agak kasar atau menyerupai amplas halus. Kucing menggunakan papila pada lidahnya untuk membersihkan bulu-bulu yang menempel di tubuhnya.

Bagian tubuh yang tidak terjangkau dengan lidah dibersihkan dengan cara menggaruk atau mencakar-cakar. Bagian tersebut misalnya pada bagian leher dan bagian kepala.

Jika terdapat bulu-bulu yang keras karena saling menempel, kucing menggunakan giginya untuk membersihkan bulu tersebut. Kucing menggigit pelan dengan gigitan kecil-kecil hingga gumpalan bulu terurai.

Kucing juga kadang menggunakan telapak kaki kanannya untuk membersihkan area wajahnya dan kepala bagian atas. Dengan cara membersihkan seperti ini, kucing bisa tampak selalu bersih meskipun tidak pernah mandi.