Makhluk hidup seperti hewan dan manusia dilengkapi organ tubuh yang disebut otak. Otak merupakan organ tubuh yang berfungsi sebagai pusat saraf dalam anatomi tubuh makhluk hidup.
Otak juga biasanya diasosiasikan dengan akal karena otak digunakan untuk berpikir. Ukuran otak juga biasanya mempengaruhi kecerdasan satu makhluk hidup.
Misalnya, lumba-lumba termasuk hewan cerdas karena ukuran otaknya agak besar. Sementara koala dikenal sebagai hewan bodoh karena ukuran otaknya agak kecil.
Namun, perlu pula diketahui bahwa tidak semua hewan yang hidup di dunia ini punya otak. Berikut enam hewan yang tidak punya organ otak.
Cumi-cumi
Cumi-cumi merupakan hewan bertubuh lunak yang tidak memiliki otak. Sistem saraf pada hewan ini berpusat pada tujuh ganglion yang salah satunya mengatur pewarna kulit cumi-cumi.
Siput

Hampir sama dengan cumi-cumi, siput juga tidak memiliki otak dan menggunakan seperangkat ganglia sebagai pengganti otak. Sistem saraf pada hewan bercangkang ini juga sangat sederhana.
Bulu babi
Bulu babi memiliki bentuk tubuh yang bulat dan berduri di seluruh tubuhnya. Tubuh tersebut diatur oleh sistem saraf yang berpusat pada cincin saraf karena organ otaknya tidak ada.
Karang
Bukan hanya organ otak yang tidak dimiliki hewan ini, tetapi juga organ lain seperti mata dan telinga. Karang menggunakan sel kemoreseptor untuk mencari makanan.
Ubur-ubur

Ubur-ubur memiliki sistem saraf yang sangat sederhana dan terbagi dua, yakni sistem saraf kecil dan sistem saraf besar. Kedua sistem tersebut memiliki pusat, tetapi bukan pada organ otak karena ubur-ubur tidak punya organ tersebut.
Teripang
Teripang merupakan hewan laut yang tidak memiliki otak. Sistem saraf pada teripang dikendalikan oleh cincin saraf sirkomural dan lima tali saraf radial.