in

Tak Punya Otak, Bagaimana Cara Ubur-ubur Belajar?

Ubur-ubur. Foto: Unsplash

Laut menyimpan banyak kekayaan fauna dengan keunikan yang menakjubkan. Di dalam lautan terdapat hewan berbadan lunak yang dikenal dengan nama ubur-ubur.

Tubuh hewan ini menyerupai agar-agar dan berjumbai-jumbai. Hewan tanpa tulang ini biasa ditemukan terapung di permukaan laut dalam betuk berkoloni.

Ubur-ubur memiliki tubuh yang sangat unik karena jauh berbeda daripada makhluk hidup lainnya. Banyak organ tubuh yang ada pada makhluk lain ternyata tidak dimiliki oleh ubur-ubur.

Organ tubuh seperti mata, jantung, perut, hingga otak. Meskipun demikian, ubur-ubur tetap bisa melihat, bahkan bisa belajar sebagaimana makhluk hidup yang memiliki otak.

Bagaimana cara ubur-ubur belajar meskipun tidak punya otak? Sebuah studi yang dikutip dari Science Daily mengungap fakta di balik ini.

Hasil penelitian tersebut mengurai bahwa meskipun ubur-ubur tidak memiliki otak, tetapi mereka tetap bisa belajar melalui sistem saraf sederhana yang ada dalam tubuhnya.

Sistem saraf sederhana dalam tubuh ubur-ubur dapat membantu hewan unik ini untuk paham akan sesuatu. Ubur-ubur dapat menghindari sesuatu agar tidak terjadi tabrakan karena adanya rangsangan visual pada sistem sarafnya.

Hal ini lahir karena ubur-ubur telah mengalami. Peneliti mengujinya dengan mendesain akuarium bundar dengan garis-garis yang menyerupai akar-akar bakau atau replika habitat alami ubur-ubur.

Awalnya ubur-ubur akan berenang dan tetap menabrak dinding akuarium karena mengira jaraknya masih jauh. Akan tetapi, dengan pengalaman menabrak itu, ubur-ubur tidak akan mau lagi melakukannya untuk kedua kalinya.

Perilaku ini makin membuat peneliti penasaran dengan keunikan hewan ini. Mereka akan mencari tahu cara ubur-ubur menyimpan memori meskipun tidak ada organ otak yang biasanya menjadi pusat segala sistem saraf dalam tubuh makhluk hidup.