Fittonia merupakan tanaman yang memiliki daun berpola mencolok. Daunnya sangat menarik dengan motif seperti mosaik.
Warna daun beraneka ragam dengan tulang daun berwarna tegas itulah menjadi daya tarik dari fittonia. Hal itu membuatnya banyak digemari sebagai tanaman hias selain cukup mudah dirawat dan dapat mentolerir berbagai kondisi pencahayaan.
Tanaman fittonia juga lebih menyukai lingkungan yang lembap dan bisa hidup meski jarang mendapat penyiraman. Olehnya itu, jika Anda sudah terbiasa merawat tanaman yang harus sering diurus dan manja, maka merawat fittonia sudah tak begitu sulit bagi Anda.
Selain indah, fittonia juga merupakan tanaman yang tidak beracun. Hal itu membuat tanaman ini cocok dirawat sebagai tanaman indoor di rumah karena aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan.
Dalam perawatan fittonia, ada beberapa hal yang kerap menjadi masalah sehingga membuatnya tak tumbuh subur. Berikut empat masalah umum bagi fittonia yang sering terjadi dan harus segera diatasi.
Daun kering
Kurangnya kelembapan atau paparan sinar matahari langsung yang berlebihan bisa menyebabkan daun sering kering. Untuk menjaga kelembapan yang cukup di sekitar tanaman fittonia, sebaiknya gunakan pelembab ruangan.
Daun menguning
Daun menguning banyak dialami tanaman jika kelebihan air. Sebagai solusi, gunakan tanah yang tidak basah tidak akan membuat air tertahan.
Ujung tanaman kering
Ujung tanaman fittonia biasanya mengalami kekeringan. Hal ini bisa disebabkan oleh kekeringan tanah dan atmosfer. Mereka mengalami masalah-masalah kemudian mengalami masalah sebagai akibat kondisi tanah tersebut.
Masalah pada serangga
Serangga tertentu juga bisa menyebabkan fittonia jadi rusak. misalnya kutu daun, kutu putih, dan agas jamur. Saat itu terjadi, mengobati serangga agar tidak merusak tanaman lain harus segera dilakukan.
