in

Inilah 5 Tanda Alergi Kucing yang Mungkin Tidak Kamu Sadari

Ilustrasi Alergi Kucing. Foto: Freepik

Memelihara kucing di rumah seringkali memberikan pengalaman yang tak terlupakan, namun, apa yang terjadi ketika ternyata kamu alergi terhadap kucing? Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki alergi terhadap hewan berbulu ini, dan tanpa disadari, gejalanya bisa semakin parah. Berikut adalah lima tanda yang mungkin sering terlewatkan terkait alergi kucing:

1. Masalah pernapasan

Jika kamu alergi terhadap kucing, masalah pernapasan bisa menjadi gejala yang muncul. Alergen kucing yang masuk ke paru-paru dapat menyebabkan kesulitan bernapas, batuk, dan mengigil. Bahkan, alergi kucing dapat memicu serangan asma akut dan menjadi pemicu asma kronis, seperti yang dilaporkan oleh Healthline.

2. Merasa lelah sepanjang waktu

Kelelahan adalah gejala alergi kucing yang sering terabaikan. Disebut sebagai “brain fog,” jenis kelelahan ini terkait dengan peradangan tubuh saat melawan gejala alergi. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa peradangan ini dapat mengakibatkan hidung tersumbat, pola tidur terganggu, dan akhirnya membuat seseorang merasa lelah sepanjang waktu.

3. Mata terasa tidak nyaman

Alergi terhadap kucing juga dapat menyebabkan masalah pada mata, seperti mata merah, kering, dan gatal. Bahkan tanpa kontak langsung, bulu dan kulit kucing yang mengudara di dalam ruangan dapat menciptakan reaksi alergi ini, seperti dijelaskan oleh Spruce Pets.

4. Masalah kulit

Beberapa orang dengan alergi kucing mungkin mengalami dermatitis alergi, sebuah kondisi di mana kontak langsung dengan hewan peliharaan memicu peradangan kulit. Gejala termasuk bercak merah, eksim, dan rasa gatal, seperti yang diinformasikan oleh Mayo Clinic.

5. Tenggorokan terasa sakit terus-menerus

Alergi kucing yang tidak ditangani dapat menyebabkan pilek yang tak kunjung hilang, bersin, dan batuk. Post-nasal drip, di mana lendir yang lebih banyak dan tebal mengalir ke tenggorokan, bisa menciptakan sensasi sakit tenggorokan yang konstan, menurut WebMD.

Jika kamu menyadari gejala ini datang dan pergi dengan pola tertentu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Meskipun mungkin mungkin untuk hidup dengan kucing meskipun memiliki alergi, konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan langkah terbaik untuk mengelola gejala.