in

6 Faktor Penyebab Menopause Dini yang Perlu Anda Ketahui

Ilustrasi Menopause. Foto: Freepik

Menopause biasanya terjadi pada wanita usia 40-an atau 50-an, namun apakah Anda tahu bahwa menopause dapat terjadi pada usia 20-an?

Menopause dini, atau insufisiensi ovarium primer, adalah kondisi ketika ovarium berhenti memproduksi estrogen sebagaimana mestinya. Gejalanya mirip dengan menopause biasa, termasuk keringat malam, kesulitan tidur, dan perubahan suasana hati.

Penyebab menopause dini

  1. Riwayat keluarga: Menopause dini dapat bersifat genetik. Mengetahui apakah ada riwayat keluarga yang mengalami menopause dini dapat memberikan wawasan tentang potensi perubahan pada organ reproduksi Anda.
  2. Kebiasaan merokok: Menurut penelitian tahun 2018, wanita yang merokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami menopause dini. Selain itu, uap rokok elektrik juga dapat mengganggu reproduksi, meskipun mekanismenya belum sepenuhnya dipahami.
  3. Operasi ovarium: Pembedahan panggul atau ovarium, seperti ooforektomi, dapat menyebabkan menopause dini. Jika operasi ovarium diperlukan karena kanker atau kondisi lainnya, gejala menopause mungkin lebih parah dibandingkan dengan menopause bertahap.
  4. Paparan racun: Orang yang menjalani kemoterapi atau radiasi untuk kanker memiliki risiko menopause dini yang lebih tinggi. Paparan bahan kimia pengganggu estrogen, seperti yang terkandung dalam pestisida dan ftalat, juga dapat meningkatkan risiko ini.
  5. Infeksi virus: Penelitian menunjukkan bahwa beberapa virus, seperti HIV, gondongan, dan lainnya, dapat menjadi penyebab menopause dini meskipun masih belum sepenuhnya dipahami. Infeksi tersebut dapat menyebabkan perubahan pada ovarium dan awalnya memicu menopause.
  6. Perbedaan genetik: Lebih dari 75 gen yang berbeda dapat berkontribusi pada insufisiensi ovarium primer. Kondisi genetik seperti sindrom Turner dan sindrom X rapuh dapat menyebabkan menopause dini dengan mempengaruhi perkembangan dan fungsi ovarium.

Mengetahui faktor-faktor ini dapat membantu wanita memahami potensi risiko menopause dini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki risiko atau mengalami gejala menopause dini.