in

Benarkah Penyakit Gondongan Bisa Menular? Simak Fakta dan Gejalanya

Ilustrasi Sakit Leher, Gejala Gondongan (Freepik)

Pernahkah kamu mengalami bengkak dan merasakan nyeri saat menelan? Mungkin ini tanda kamu terkena gejala parotitis atau lebih dikenal sebagai gondongan. Penyakit gondongan merupakan suatu gangguan kesehatan yang terjadi ketika adanya peradangan pada area kelenjar air liur atau kelenjar parotis karena infeksi virus.

Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyakit gondongan pada seseorang, seperti belum menerima vaksin MMR atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selain itu, berinteraksi langsung dengan orang yang terinfeksi gondongan dan kurang menjaga kebersihan tangan dapat menyebabkan penularan gondongan yang sering terjadi.

Penting untuk memahami cara penyebaran penyakit gondongan dan langkah-langkah pencegahannya. Simak penjelasan berikut ini!

Gondongan bisa menular

Penyebab terjadinya gondongan adalah adanya virus yang menyerang kelenjar air liur atau kelenjar parotis sehingga seseorang bisa terkena gondongan. Virus yang bernama paramyxovirus masuk ke dalam saluran pernapasan seperti hidung mulut atau tenggorokkan dan akan berkembang biak sehingga menyebabkan infeksi dan terjadinya bengkak pada kelenjar parotis.

Disarankan untuk berhati-hati saat mengunjungi seseorang yang menderita gondongan, karena penyakit ini termasuk dalam kategori penyakit menular. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, penyakit gondongan dapat menyebar melalui percikan air liur dan lendir yang dilepaskan dari mulut, hidung, dan tenggorokan.

Berdasarkan para pakar di National Health Service-UK, cara penularan gondongan tidak berbeda jauh dengan cara penularan pilek dan flu. Penularan yang paling umum adalah melalui tetesan air liur (droplet) dari pengidap yang terhirup oleh orang lain. Cara penularan gondongan dapat terjadi dengan sangat mudah melalui:

  • Bersin, batuk, dan saat mengobrol
  • Berbagi barang pribadi dengan orang lain, seperti sendok makan atau gelas.
  • Terlibat dalam kegiatan langsung dengan seseorang yang terinfeksi, seperti menari, berolahraga, atau mencium.
  • Memegang benda-benda yang ada di sekitar orang yang terinfeksi.

Penyebaran virus penyebab gondongan bisa t terjadi beberapa hari setelah paparan virus, bahkan sebelum menunjukkan tanda-tanda gejala. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap berhati-hati dan menjaga kebersihan tangan dan tubuh secara rutin.

Pahami gejala gondongan

Biasanya, gejala penyakit gondongan akan muncul sekitar 2-3 minggu setelah seseorang terpapar virus penyakit ini. Menurut laporan dari Medical News Today, bahkan hampir 20 persen dari mereka yang terinfeksi gondongan tidak menunjukkan gejala. Gejala awal yang biasanya dialami oleh penderita gondongan hampir mirip dengan gejala flu, seperti nyeri tubuh, sakit kepala, demam ringan, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan.

Tetapi, gejalanya bisa bertambah parah dalam beberapa hari berikutnya, dan sering terjadi adalah pembengkakan dan rasa sakit yang muncul di daerah kelenjar air liur atau parotis. Gejala juga dapat mencakup kesulitan menelan, rasa sakit saat menelan, mulut kering, demam tinggi, dan nyeri pada sendi.

Cara pencegahan gondongan

Pengobatan yang relatif efektif untuk mengatasi gondongan adalah dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh pengidap. Ada beberapa cara sederhana untuk mengatasi penyakit gondongan adalah dengan banyak beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, dan meningkatkan asupan air putih.

Untuk mengurangi gejala yang dirasakan, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang lembut, melakukan kompres dengan air hangat pada area yang bengkak, dan menggunakan obat pereda nyeri. Gondongan dapat dihindari melalui tindakan pencegahan, di antaranya dengan mendapatkan vaksin MMR, yang merupakan metode pencegahan yang efektif untuk mencegah penyakit ini.

Vaksin MMR dapat diberikan dua kali kepada anak-anak, yaitu pada usia 15-18 bulan dan kemudian pada usia 5 tahun. Pada orang dewasa yang berisiko terkena gondongan, vaksin MMR juga dapat diberikan.

Bagi individu yang menderita gondongan, disarankan untuk menghindari keramaian guna mencegah penyebaran virus penyakit ini. Beristirahat di rumah sampai gejala mereda dan kesehatan pulih juga merupakan tindakan yang disarankan.