in

6 Tips Mencegah Asam Lambung Kambuh, Salah Satunya Makan dengan Porsi Kecil

Ilustrasi Sakit Perut (Freepik)

Penyakit asam lambung, atau yang sering disebut sebagai GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah gangguan yang mempengaruhi saluran pencernaan dan menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini umumnya terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan mengalami kerusakan atau kelemahan sehingga tidak mampu mencegah naiknya asam lambung.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit asam lambung meliputi:

Kebiasaan makan dan pola hidup: Konsumsi makanan pedas, berlemak, asam, atau berkarbonasi, serta minum alkohol, merokok, dan kebiasaan makan besar sebelum tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit asam lambung.

Obesitas: Kegemukan atau obesitas dapat menekan lambung dan meningkatkan tekanan pada perut, yang dapat menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Kehamilan: Perubahan hormonal selama kehamilan, bersamaan dengan tekanan mekanis dari janin yang berkembang, dapat menyebabkan refluks asam lambung.

Kondisi medis: Beberapa kondisi medis seperti hernia diafragma, kejang otot kerongkongan, dan gangguan pada katup antara lambung dan kerongkongan dapat meningkatkan risiko penyakit asam lambung.

Untuk mencegah asam lambung kambuh, kamu dapat mengikuti beberapa tips sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko gejala yang mengganggu. Berikut penjelasannya:

Makan dengan porsi kecil, tapi sering

Makan dengan porsi kecil namun sering dapat membantu mengurangi tekanan pada lambung dan mencegah terjadinya refluks asam. Cobalah untuk membagi makananmu menjadi beberapa porsi kecil yang dikonsumsi sepanjang hari, daripada mengonsumsi dua atau tiga makan besar.

Makan malam lebih awal

Makan malam lebih awal dapat memberikan waktu yang cukup bagi lambung untuk mencerna makanan sebelum kamu berbaring. Hindari makan makanan besar atau berat menjelang waktu tidur agar asam lambung tidak naik saat kamu berbaring.

Ketika kamu makan dalam porsi kecil, jumlah makanan yang masuk ke dalam lambung lebih sedikit. Hal ini membuat lambung tidak terlalu penuh, sehingga tekanan pada dinding lambung dan katup antara lambung dan kerongkongan menjadi lebih rendah. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya refluks asam menjadi lebih kecil.

Tidur dengan posisi miring ke kiri

Tidur dengan posisi miring ke kiri dapat membantu mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan. Posisi ini memungkinkan lambung berada di bawah kerongkongan, sehingga lebih sulit bagi asam lambung untuk naik.

Berhenti merokok

Merokok dapat mengganggu fungsi katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya refluks asam. Berhenti merokok dapat membantu mengurangi gejala asam lambung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Merokok dapat merelaksasi otot-otot di sekitar kerongkongan, termasuk katup antara lambung dan kerongkongan. Ketika katup ini tidak berfungsi dengan baik, asam lambung dapat lebih mudah naik ke kerongkongan.

Hindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol dapat merangsang produksi asam lambung dan melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran makanan dari lambung ke kerongkongan. Hindari minuman beralkohol atau batasi konsumsinya untuk mengurangi risiko terjadinya asam lambung kambuh.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein

Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala asam lambung. Sebisa mungkin hindari atau batasi konsumsi makanan dan minuman tersebut.

Kafein dapat mempengaruhi kerja katup antara lambung dan kerongkongan. Katup ini berfungsi untuk mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan. Saat kamu mengonsumsi kafein, katup tersebut dapat menjadi lebih relaks dan tidak berfungsi dengan baik, sehingga meningkatkan risiko terjadinya refluks asam.