in

Apakah Minum Sparkling Water Tidak Baik untuk Kesehatan Tubuh?

Ilustrasi Sparkling Water (Freepik)

Sparkling water merupakan jenis minuman yang mengandung karbon dioksida atau air yang berkarbonasi. Minuman ini dapat dijadikan sebagai alternatif untuk minuman soda yang mengandung gula berlebihan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Namun, sebagian orang masih meragukan apakah sparkling water memang baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah benar sparkling water dapat memberikan dampak negatif jika dikonsumsi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai fakta konsumsi sparkling water yang berisiko untuk kesehatan tubuh.

1. Tidak mempengaruhi kesehatan gigi

Minuman sparkling water alami tidak mengandung asam sitrat maupun tambahan gula yang dapat merusak enamel gigi. Hanya sparkling water yang mengandung tambahan gula dan asam sitrat yang berpotensi menyebabkan kerusakan gigi.

Tidak perlu khawatir saat mengonsumsi sparkling water yang mengandung karbon dioksida yang dapat berubah menjadi asam karbonat, sebuah asam yang kuat dan berpotensi merusak gigi. Faktanya, karbon dioksida dalam sparkling water tetap berada dalam bentuk gas dan tidak ada bukti langsung yang menunjukkan bahwa ini dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

2. Tidak mengganggu kepadatan mineral tulang

Sebagian orang beranggapan bahwa minuman bersoda bisa mengurangi kepadatan mineral pada tulang karena mengandung fosfor yang meningkatkan pembuangan kalsium melalui urine. Meskipun kedua minuman tersebut sama-sama berkarbonasi, sparkling water alami tidak mengandung fosfor sehingga tidak memiliki dampak yang sama seperti minuman bersoda.

Menurut National Osteoporosis Foundation, beberapa jenis sparkling water dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tulang. Meskipun begitu, sparkling water tidak dapat digunakan sebagai pengganti minuman yang kaya kalsium seperti susu.

3. Dapat menyebabkan gejala irritable bowel syndrome 

Ilustrasi Sparkling Water (Freepik)

Konsumsi sparkling water memang dapat menyebabkan bunyi di perut tanpa rasa lapar, kembung, dan gas yang bisa memicu gejala irritable bowel syndrome (IBS). Tetapi, bagi mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut, sparkling water tidak memicu timbulnya IBS.

Meskipun demikian, jika sering mengalami gangguan lambung, terutama setelah mengonsumsi minuman berkarbonasi, disarankan untuk menghindari sparkling water. Sampai saat ini, sparkling water dianggap cukup aman untuk kesehatan tubuh, bahkan memberikan beberapa manfaat yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

4. Dapat mengurangi sembelit

Mengonsumsi sparkling water secara teratur diduga bisa meningkatkan fungsi pencernaan dan mengurangi gejala sembelit. Menurut penelitian dalam Journal of Korean Academy of Nursing tahun 2011, dilakukan penelitian selama 2 minggu terhadap 40 orang lanjut usia yang memiliki riwayat stroke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi air soda mengalami peningkatan frekuensi buang air besar rata-rata dua kali lipat dibandingkan dengan kelompok yang minum air putih biasa.

Selain itu, laporan tersebut menyebutkan bahwa kelompok yang mengonsumsi air soda mengalami penurunan gejala sembelit sebesar 58 persen. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat sparkling water dalam meredakan sembelit.

5. Meningkatkan kemampuan menelan

Suatu penelitian menyatakan bahwa sparkling water dapat meningkatkan kemampuan menelan pada orang dewasa. Dalam penelitian tersebut, 16 orang yang sehat diminta untuk melakukan serangkaian tindakan menelan dengan cairan yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa ketika minum sparkling water, terdapat bukti bahwa hal ini merangsang aktivitas saraf yang berperan dalam proses menelan, sehingga kemampuan menelan menjadi lebih baik.

6. Dapat meningkatkan rasa kenyang

Ilustrasi Sparkling Water (Freepik)

Sparkling water memiliki kemampuan untuk menunda rasa lapar lebih dari air biasa. Minuman ini membantu makanan bertahan lebih lama di perut, sehingga memberikan sensasi kenyang yang lebih lama. Oleh karena itu, sparkling water tanpa gula dapat dianggap sebagai opsi alternatif bagi mereka yang sedang menjalankan program diet atau mengurangi jumlah porsi makanannya.