in

Alasan Pedro Acosta Digadang Bakal Lampaui Rekor Marc Marquez

Ilustrasi. Foto: 37pedroacosta (Instagram)

Sirkuit Lusail menjadi saksi dari pembukaan sesi Tes Pramusim MotoGP 2024 di Qatar pada Selasa, tanggal 20 Februari 2024. Hari itu penuh dengan kejutan dan prestasi gemilang dari sejumlah pembalap, tetapi sorotan terbesar jatuh pada Pedro Acosta, yang populer dengan julukan “Hiu Mazarron”. Acosta tampil luar biasa dengan menampilkan tingkat determinasi yang mengancam rekor yang telah ditetapkan oleh pembalap legendaris, Marc Marquez.

Acosta, yang akan menginjak usia 20 tahun pada tanggal 25 Mei mendatang, menarik perhatian sebagai pembalap yang paling rajin sepanjang hari pertama Tes Pramusim. Dari total 23 pembalap yang beraksi di Sirkuit Lusail, hanya Acosta yang mampu mencatatkan lebih dari 70 putaran, sebuah pencapaian yang jauh mengungguli rekan senegaranya, Marquez.

Meskipun hanya berhasil finis di posisi ke-15 pada hari pertama Tes Pramusim MotoGP 2024 Qatar, prestasi yang ditunjukkan oleh Acosta telah mencuri perhatian banyak pihak. Dia mencatatkan waktu tercepat dengan catatan 1 menit 52,938 detik. Keunggulannya atas Marquez sangat terlihat, dengan selisih waktu hanya 0,021 detik, membuatnya berada di posisi ke-16.

37pedroacosta
Ilustrasi. Foto: 37pedroacosta (Instagram)

Pencapaian gemilang Acosta, ditambah dengan semangat balap yang tinggi, membuat banyak orang mulai memperhatikannya sebagai calon pembalap yang bisa mengguncang dunia MotoGP dan bahkan menyaingi rekor yang ditetapkan oleh Marquez. Marc Marquez saat ini masih memegang rekor sebagai juara dunia MotoGP termuda dengan usia 20 tahun 266 hari, sebuah prestasi yang dia raih saat meraih gelar juara dunia MotoGP 2013 bersama tim Repsol Honda.

Pedro Acosta, yang berasal dari Spanyol, kini memiliki peluang besar untuk menjadi pembalap kedua setelah Marquez yang mencatat debut gemilang di kelas premier dengan meraih gelar juara. Namun, meski demikian, Acosta tetap menunjukkan sikap rendah hati dan enggan terlalu larut dalam ambisi untuk memecahkan rekor yang telah ditetapkan oleh Marquez.

“Saya sudah mendengar hal ini berkali-kali. Tetapi saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk memikirkan hal itu,” ujar Acosta, menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menikmati musim pertamanya di MotoGP tanpa terbebani oleh harapan dan ekspektasi yang terlalu tinggi. Meskipun tidak menutup pintu untuk ambisi besar di masa depan, pembalap berusia 19 tahun ini ingin mengalami dan menikmati setiap momen dalam perjalanan kariernya di MotoGP.

Pedro Acosta. Foto: KTM.
Pedro Acosta. Foto: KTM.

Prestasi Acosta dalam mengadaptasi diri dari Moto3 ke MotoGP sangatlah mengesankan, mengungguli banyak pembalap senior. Meskipun menyadari pentingnya kekuatan fisik di era MotoGP yang sangat kompetitif, Acosta mengakui bahwa dia perlu terus meningkatkan aspek ini agar dapat bersaing dengan pembalap-pembalap tangguh seperti Jack Miller dan Jorge Martin.

Prestasi gemilang Acosta di sesi Tes Pramusim pertama ini telah menimbulkan harapan dan antisipasi yang tinggi dari para penggemar MotoGP di seluruh dunia. Dengan talenta dan dedikasi yang dimiliki Acosta, dia menjadi salah satu pembalap muda yang patut diperhitungkan dalam kompetisi MotoGP tahun ini.

Sementara itu, para penggemar MotoGP juga tidak sabar untuk melihat bagaimana Acosta akan beraksi di lintasan yang sesungguhnya dalam balapan reguler. Kehadirannya di MotoGP memberikan warna baru dan kesegaran tersendiri dalam kompetisi yang selalu dinamis dan penuh dengan kejutan.

Dengan begitu, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari perjalanan Pedro Acosta di MotoGP. Apakah dia akan mampu mengukir sejarah baru dan mengguncang dominasi yang telah lama dipegang oleh Marc Marquez? Waktu akan memberikan jawabannya. Tetapi satu yang pasti, Pedro Acosta telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi salah satu pembalap terbaik di dunia MotoGP dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.