in

Deretan Bahan Alami untuk Mengatasi Sengatan Lebah

Ilustrasi Lebah (Freepik)

Sengatan lebah bisa menyebabkan berbagai efek seperti gatal, kemerahan, dan bengkak. Beberapa orang bahkan mungkin mengalami reaksi alergi yang parah terhadap racun lebah. Oleh karena itu, kamu perlu tahu penanganan pertama yang bisa dilakukan di rumah dengan menggunakan bahan alami. Berikut adalah daftar bahan alami yang bisa mengatasi sengatan lebah.

1. Lidah buaya

Ilustrasi Lidah Buaya (enesis.com)

Lidah buaya adalah tanaman alami yang sering ditemui di halaman rumah, memiliki gel yang memiliki sejumlah manfaat, termasuk dalam mengatasi luka bakar, jerawat, serta sengatan lebah. Tanaman ini mengandung sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat melindungi kulit dari kemungkinan infeksi. Selain itu, kemampuannya dalam melembapkan kulit juga efektif dalam menenangkan saraf kulit yang terpapar sengatan lebah.

2. Es batu

Sengatan lebah pada kulit dapat menyebabkan pembengkakan, sensasi terbakar, dan rasa pegal di area yang terkena. Mengompres bagian yang tersengat dengan es batu bisa membantu mengurangi pembengkakan.

Sebelum menggunakan kompres es, penting untuk membersihkan area yang terkena sengatan untuk menghilangkan racun dari lebah. Kemudian, bungkus es batu dengan kain tipis dan tempelkan ke kulit yang bengkak selama sekitar 20-30 menit. Dengan demikian, rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi dapat berkurang.

3. Madu

Madu mengandung senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan anti-pembengkakan. Selain itu, kandungan antibakteri yang terdapat di dalamnya juga dapat mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Salah satu penggunaannya adalah untuk mengurangi peradangan akibat sengatan lebah.

Untuk mengobati sengatan lebah, kamu hanya perlu mengoleskan madu secara tipis di area yang terkena sengatan. Biarkan madu menempel selama sekitar satu jam sebelum dibilas. Perlu diingat bahwa madu akan menjadi lengket pada kulit, sehingga perlu dibilas agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman

4. Cuka apel

Ilustrasi Cuka Apel (Pixabay)

Cuka apel merupakan cairan yang bisa digunakan dalam berbagai hal seperti mengurangi jerawat, mengawetkan makanan hingga untuk mencuci rambut. Selain itu, cuka apel bisa digunakan untuk mengobati sengatan lebah. Cuka apel diyakini memiliki sifat yang dapat menetralkan, sehingga dapat membantu mengurangi iritasi kulit akibat sengatan lebah.

Caranya adalah dengan merendam area yang terkena sengatan lebah ke dalam baskom yang berisi cuka sari apel selama sekitar 15 menit. Alternatifnya, kamu juga bisa merendam sepotong kain atau perban ke dalam cuka apel, lalu menempelkannya di area yang terkena sengatan.

5. Daun pisang

Tidak hanya sebagai pembungkus makanan, daun pisang juga memiliki manfaat dalam mengurangi peradangan pada kulit yang tersengat lebah. Caranya sangat mudah, cukup haluskan daun pisang dan aplikasikan pada area kulit yang tersengat. Getah alami yang terkandung di dalamnya dapat membantu meredakan sensasi panas yang disebabkan oleh sengatan lebah.

6. Campuran air dan soda kue

Soda kue yang sering digunakan dalam pembuatan kue, ternyata juga dapat digunakan untuk mengatasi sengatan lebah. Caranya adalah dengan mencampurkan soda kue dengan air hingga membentuk pasta yang kental. Kemudian, oleskan lapisan tebal pasta tersebut ke area yang tersengat lebah.

Kamu juga bisa menutupnya dengan perban dan biarkan selama sekitar 15 menit. Pasta yang terbuat dari campuran air dan soda kue diyakini dapat membantu mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan gatal pada sengatan lebah.

7. Minyak atsiri

Ilustrasi Minyak Atsiri (Pexel)

Bahan alami yang bisa mengobati sengatan lebah adalah minyak atsiri. Ada berbagai macam minyak atsiri seperti lavender, rosemary, dan tea tree oil. Kandungan anti bakteri dan antiseptik dalam minyak ini dapat membantu menyembuhkan efek sengatan lebah.

Penggunaan minyak atsiri dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang disebabkan oleh sengatan lebah. Disarankan untuk mencampurkan minyak atsiri dengan minyak zaitun sebelum dioleskan ke kulit. Perbandingan antara minyak atsiri dan minyak zaitun yang dianjurkan adalah 1:4.