in

Ketahui Berbagai Manfaat Petai untuk Kesehatan, Menjaga Kesehatan Jantung

Petai. Suara.

Di balik aromanya yang cukup menyengat, petai menawarkan beragam manfaat kesehatan bagi tubuh. Tidak hanya populer di Indonesia, petai juga merupakan makanan umum di beberapa negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Tumbuhan yang dikenal dengan nama latin Parkia speciosa ini bahkan sering dimanfaatkan sebagai obat herbal karena dipercaya memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut beberapa manfaat petai untuk kesehatan:

Membantu melawan bakteri

Petai memiliki potensi untuk menekan pertumbuhan bakteri berbahaya. Ekstrak biji petai mengandung hexathionine dan trithiolane yang memiliki sifat antibakteri.

Beberapa penelitian telah meneliti kemampuan petai dalam melawan infeksi bakteri. Salah satunya adalah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal LWT.

Dalam penelitian tersebut, petai yang telah mengalami proses fermentasi terbukti efektif melawan bakteri jenis gram-negatif seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus.

Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah petai dapat digunakan sebagai obat infeksi.

Sumber antioksidan yang baik

Radikal bebas yang timbul dari paparan sinar UV, asap rokok, atau polusi dapat merusak sel-sel tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, bahkan Alzheimer.

Petai merupakan sumber antioksidan yang baik. Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam jurnal Agriculture and Food Security, petai mengandung flavonoid, sebuah senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan.

Antioksidan berperan dalam menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh yang sehat, sehingga membantu mencegah penyakit kronis.

Memberi efek menenangkan

Petai juga dapat memberikan manfaat untuk suasana hati. Ini disebabkan oleh kandungan triptofan dalam petai.

Triptofan adalah salah satu asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsinya. Karena tubuh tidak dapat menghasilkannya sendiri, sumber triptofan harus diperoleh dari makanan atau suplemen.

Zat ini sering digunakan untuk mengatasi masalah psikologis seperti kecemasan, perubahan emosi yang signifikan, dan insomnia.

Mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan, seperti petai, dapat memberikan efek menenangkan alami dan membantu meningkatkan kualitas tidur.

Mengatasi infeksi

Sejumlah penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak petai menunjukkan kemampuan dalam membantu menghilangkan kuman dan jamur yang menjadi penyebab infeksi. Penemuan ini mengindikasikan bahwa petai memiliki potensi sebagai agen antibakteri dan antijamur.

Meskipun demikian, data yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan bahwa manfaat petai secara pasti efektif dan aman digunakan sebagai obat untuk mengatasi infeksi.

Menyehatkan saluran pencernaan

Petai dikenal sebagai sumber serat yang baik. Dengan mengonsumsi cukup serat, kamu dapat mencegah berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit.

Tidak hanya itu, tingginya kandungan serat dalam petai juga dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk makan berlebihan dapat berkurang. Hal ini tentunya dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal.

Mempertahankan daya tahan tubuh dan melawan radikal bebas

Kandungan vitamin C dalam petai memberikan manfaat yang signifikan dalam menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, antioksidan yang terdapat dalam buah ini juga berperan penting dalam melawan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Walaupun demikian, penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi manfaat medis yang terkait dengan konsumsi petai.

Menjaga kesehatan jantung

Seperti yang tercantum dalam daftar komposisi di atas, petai memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi. Kalium adalah mineral penting yang dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi organ tubuh.

Asupan kalium yang memadai sangat penting bagi siapa pun yang ingin menjaga tekanan darah mereka tetap stabil. Kalium berperan dalam merilekskan dinding pembuluh darah dan mengatur tekanan darah.

Tingginya tekanan darah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan kalium dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalium, seperti petai.