in ,

Freediving, Olahraga Menyelam yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Free Diving (Pinterest)

Freediving menjadi olahraga favorit bagi orang yang hobi menyelam. Olahraga ini relatif mudah dipelajari karena hanya memerlukan alat dasar selam (ADS), seperti masker dan fins. Sebelum mencoba olahraga ini, kamu bisa mulai berlatih di kolam renang sambil mempelajari teknik pernapasan yang benar.

Bagi sebagian orang akan berpikir bahwa freediving mungkin terlihat menakutkan, tetapi olahraga menyelam ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Lalu apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Mampu menghilangkan stres

Freediving memiliki manfaat untuk menghilangkan stres. Ketika mencoba olahraga ini, kamu harus tahu cara mengendalikan napas dengan tenang. Dengan bersikap rileks, kamu akan lebih sadar dan bisa mengendalikan tubuhmu, sehingga waktu menyelammu akan lebih lama dan kamu akan merasa lebih santai, menjadikannya olahraga yang menyenangkan.

Kemampuan untuk rileks yang kamu dapatkan dari freediving juga akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika menghadapi banyak pekerjaan atau masalah hidup, kamu akan lebih tenang dalam menghadapinya.

Meningkatkan kesehatan fisik dan kelenturan tubuh

Bagi orang yang hobi freediving, kondisi fisik mereka akan lebih kuat dan meningkatnya fleksibilitas otot serta sendi memiliki kondisi fisik yang lebih kuat dan meningkatkan masa otot serta sendi jauh lebih fleksibel. Lantaran, berbagai latihan fisik yang dilakukan sebagai persiapan freediving, seperti peregangan tubuh, aerobik, yoga, dan gym.

Saat menyelam lebih dalam, tulang rusuk dan diafragma juga menjadi lebih lentur. Dengan sering menggerakkan tubuh dan memiliki rentang gerak yang penuh dan bebas, kesehatan dapat meningkat dan usia panjang. Akibatnya, tubuh menjadi lebih bugar seiring bertambahnya usia.

Meningkatkan konsentrasi dan fokus

Freediving (Unsplash)

Manfaat selanjutnya dari olahraga menyelam ini adalah dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi dan fokus dalam kehidupan sehari-hari. Freediving sering digunakan sebagai bentuk meditasi ekstrem, sehingga membutuhkan tingkat konsentrasi dan fokus yang tinggi.

Selama proses penyelaman, penyelam akan kehilangan persepsi waktu dan meningkatkan kesadaran akibat konsentrasi yang tinggi. Freediving melatih pikiran untuk fokus sepenuhnya pada saat ini, tanpa memikirkan masa lalu atau masa depan. Latihan freediving, baik di perairan terbuka, kolam renang, maupun di darat, membantu mempertajam kemampuan fokus.

Menjaga fungsi pernapasan

Saat belajar freediving, hal pertama yang harus diperhatikan adalah teknik mengambil napas secara penuh dengan memanfaatkan volume paru-paru secara optimal. Freediving juga mengajarkan cara menggunakan diafragma secara efektif untuk bernapas. Metode ini lebih efisien dalam mengoksidasi tubuh dan mengurangi tekanan fisik.

Kemampuan untuk menghembuskan napas sepenuhnya sebelum menyelam membantu mengurangi volume residu di paru-paru, sehingga lebih banyak oksigen dapat diserap. Dengan demikian, ini meningkatkan fungsi pernapasan dan membuat proses bernapas menjadi lebih baik.

Mengatasi nyeri sendi

Latihan free diving yang tepat dapat meningkatkan kesehatan dan kelenturan persendian tubuh. Saat berlatih freediving, tubuh terbebani oleh air, sehingga gerakan menjadi lebih leluasa dan ringan. Selain itu, freediving juga dapat membantu meredakan nyeri pada sendi, terutama bagi seseorang yang menderita rematik dan osteoarthritis.

Mengurangi serangan panik

Manfaat terakhir dari freediving adalah mampu mengurangi kemungkinan terjadinya serangan panik. Serangan panik bisa dipicu oleh tingginya kadar CO2 dalam tubuh. Latihan pernapasan yang dilakukan saat freediving membantu tubuh untuk beradaptasi dengan tingkat CO2 yang tinggi. Dengan melakukan freediving secara rutin, tubuh akan terbiasa dengan tingkat CO2 yang tinggi, sehingga risiko serangan panik dapat diminimalkan.