in

Tutorial Scrunchie Kain untuk Aksesori Rambut Kekinian

Scrunchie Kain
Scrunchie Kain

Ada kain bermotif lucu yang ukurannya terlalu kecil untuk dijadikan baju atau tas? Jangan langsung disisihkan. Potongan kain seperti ini justru pas untuk membuat scrunchie. 

Aksesori rambut berbahan kain tersebut bisa dibuat dalam berbagai warna dan motif, bahkan kamu dapat menyesuaikannya dengan pakaian yang sering dipakai.

Tutorial scrunchie kain juga cocok untuk proyek DIY sederhana di rumah. Proses pembuatannya tidak membutuhkan banyak bahan dan bisa dikerjakan dengan jahitan tangan. Setelah memahami langkah dasarnya, kamu dapat membuat beberapa scrunchie sekaligus dengan kain yang berbeda.

Bahan yang Perlu Disiapkan

Untuk membuat satu scrunchie, bahan yang diperlukan cukup sederhana. Siapkan perlengkapan berikut:

  • Potongan kain sekitar 8 x 45 cm
  • Karet elastis sekitar 15 sampai 20 cm
  • Benang jahit
  • Jarum atau mesin jahit
  • Gunting kain
  • Penggaris atau meteran
  • Peniti
  • Kapur kain atau pensil
  • Setrika

Ukuran kain bisa diubah sesuai volume scrunchie yang kamu inginkan. Kain yang lebih lebar akan menghasilkan scrunchie dengan tampilan lebih bervolume, sedangkan kain yang lebih sempit memberikan hasil yang lebih sederhana.

Pilih Kain yang Sesuai

Tidak semua jenis kain memberikan hasil yang sama. Untuk proyek pertama, gunakan kain yang mudah dilipat dan dijahit.

Beberapa pilihan yang bisa digunakan antara lain:

  • Katun untuk tampilan kasual
  • Linen untuk kesan sederhana
  • Satin untuk tampilan yang lebih mengilap
  • Kain motif bunga untuk gaya feminin
  • Kain polos untuk aksesori yang mudah dipadukan

Kalau kamu memiliki sisa kain dari proyek jahit sebelumnya, manfaatkan saja bahan tersebut. Dengan begitu, satu potongan kain bisa digunakan kembali menjadi aksesori baru.

Potong Kain Sesuai Ukuran

Bentangkan kain di permukaan yang rata, kemudian ukur persegi panjang dengan ukuran sekitar 8 x 45 cm. Tandai garis menggunakan kapur kain agar potongannya lebih presisi.

Setelah itu, potong kain mengikuti garis yang sudah dibuat. Rapikan bagian tepinya supaya tidak terlalu banyak serat kain yang terlepas.

Kalau ingin membuat scrunchie dengan ukuran berbeda, kamu bisa menyesuaikan panjang dan lebar kain. Semakin panjang kain yang digunakan, semakin banyak kerutan yang dapat terbentuk di sekitar karet.

Jahit Bagian Panjang Kain

Lipat kain menjadi dua dengan posisi sisi luar kain saling berhadapan. Setelah itu, jahit sepanjang sisi panjang kain hingga membentuk tabung.

Sisakan sedikit bagian ujung yang belum tertutup agar kain dapat dibalik ke sisi luar. Kalau menggunakan mesin jahit, gunakan jahitan dengan jarak yang tidak terlalu renggang.

Setelah selesai, balik kain menggunakan bantuan peniti atau alat pembalik kain. Tarik secara perlahan sampai seluruh bagian kain berada pada posisi yang benar.

Masukkan Karet Elastis

Sekarang saatnya memasukkan karet ke dalam kain berbentuk tabung tadi. Kaitkan salah satu ujung karet dengan peniti agar lebih mudah ditarik melewati bagian dalam kain.

Masukkan peniti dari salah satu ujung kain, kemudian dorong perlahan sampai keluar di ujung lainnya. Pastikan ujung karet tidak ikut masuk sepenuhnya ke dalam kain.

Setelah kedua ujung karet bertemu, lepaskan peniti dan ikat atau jahit kedua ujungnya dengan kuat. Coba tarik karet beberapa kali untuk memastikan sambungannya tidak mudah terlepas.

Satukan Ujung Scrunchie

Setelah karet terpasang, kedua ujung kain perlu disatukan. Masukkan salah satu ujung kain ke dalam ujung lainnya, kemudian lipat bagian tepinya agar sambungan terlihat lebih rapi.

Jahit mengelilingi sambungan tersebut menggunakan jahitan tangan atau mesin jahit. Pastikan tidak ada bagian yang terbuka.

Kalau menggunakan jahitan tangan, buat beberapa jahitan tambahan pada bagian sambungan agar lebih kuat. Setelah selesai, sembunyikan sisa benang dan potong bagian yang terlalu panjang.

Rapikan Bentuk Scrunchie

Scrunchie yang sudah selesai biasanya langsung membentuk kerutan setelah karet dilepaskan. Namun, kamu bisa merapikan lipatan kain menggunakan tangan agar kerutannya tersebar secara merata.

Setrika kain sebelum proses akhir juga dapat membantu membuat hasil jahitan lebih rapi. Gunakan suhu yang sesuai dengan jenis kain agar permukaannya tetap bagus.

Untuk kain tertentu seperti satin, sebaiknya lebih berhati-hati ketika menggunakan setrika. Kamu bisa memberi lapisan kain tipis di atasnya sebagai pelindung.

Kreasikan dengan Berbagai Motif

Setelah berhasil membuat scrunchie pertama, kamu bisa mencoba variasi lain. Tidak harus selalu menggunakan kain polos atau motif yang sama.

Beberapa ide yang bisa dicoba:

  • Padukan dua kain dengan warna berbeda
  • Gunakan kain motif bunga
  • Tambahkan pita kecil
  • Buat scrunchie berukuran jumbo
  • Gunakan kain bermotif kotak atau garis
  • Sesuaikan warna dengan pakaian tertentu

Scrunchie buatan sendiri juga bisa dibuat sebagai aksesori untuk berbagai gaya rambut, seperti kuncir biasa, ponytail, atau sanggul sederhana.

Scrunchie Kain Siap Dipakai

Tutorial scrunchie kain ini bisa menjadi pilihan DIY yang praktis untuk memanfaatkan potongan kain yang masih tersisa. Dengan bahan sederhana dan beberapa tahap jahitan, kamu sudah bisa menghasilkan aksesori rambut yang sesuai selera.

Setelah terbiasa dengan pola dasarnya, jangan ragu untuk bereksperimen dengan ukuran, bahan, dan motif. Selain digunakan sendiri, scrunchie kain juga bisa menjadi ide prakarya untuk dibuat bersama teman atau dijadikan aksesori buatan tangan yang menarik.