in

Mengenal Vibratory Urticaria, Alergi Getaran yang Sebabkan Rasa Gatal

Alergi getaran sebabkan gatal (Freepik)

Alergi kacang, susu, atau makanan jenis lain mungkin sudah sangat umum terjadi. Tetapi ternyata tak hanya makanan, suhu, debu, dan getaran juga bisa menyebabkan alergi. Pernahkah Anda mengalami situasi seperti merasa gatal-gatal usai jogging? Inilah salah satu contoh gejala alergi terhadap getaran.

Disebut sebagai vibratory urticaria atau vibratory hives, alergi getaran sebenarnya merupakan kondisi yang langka. Alergi ini mulai mendapatkan perhatian setelah penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Health menemukan adanya peran genetik sebagai salah satu pencetus alergi tersebut.

Dikutip dari laman How Stuff Works, orang yang mengalami vibratory urticaria akan mengalami sederet gejala seperti gatal-gatal yang memerah, sakit kepala, wajah memerah, penglihatan kabur, dan rasa logam muncul di mulut. Namun, gejala ini tidak berbahaya, hanya akan sedikit mengganggu dan hilang sekitar satu jam setelahnya.

Penyebabnya diketahui karena munculnya histamin yang menyebabkan rasa gatal sebagai respons alergi yang muncul dari adanya stimulan seperti getaran. Diketahui bahwa para peneliti menemukan sel mast yang melepaskan histamin sebagai respons dari getaran. Peneliti juga menemukan bahwa beberapa anggota keluarga yang terlibat dalam penelitian memiliki mutasi gen yang sama pada gen ADGRE2 yang terdapat dalam sel mast.

ADGRE2 ini semacam sensor mekanis yang mendeteksi perubahaan mekanis di sekitar sel mast. Pada orang normal pun sebenarnya kulit juga akan gatal saat mengalami getaran pada jumlah tertentu. Tetapi pada orang dengan vibratory urticaria mereka jauh lebih sensitif terhadap getaran.