in

Indonesia Ketiban Modal Asing Rp7,10 Triliun

Ilustrasi uang. Foto: Screenshoot Youtube

Indonesia ketiban modal asing dalam jumlah besar di bulan Juli ini. Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak Rp7,10 triliun aliran modal asing masuk ke Indonesia pada minggu kedua Juli 2023.

Berdasarkan catatan BI periode 10 Juli hingga 13 Juli 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto sebanyak Rp7,10 triliun.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono merincikan, total tersebut terdiri dari beli neto Rp6,54 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan beli neto Rp0,56 triliun di pasar saham.

“Terdiri dari beli neto Rp 6,54 triliun di pasar SBN (Surat Berharga Negara) dan beli neto Rp 0,56 triliun di pasar saham,” kata Erwin Haryono sebagaimana dikutip dari keterangan resminya pada Jumat, 14 Juli 2023.

Sementara untuk premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun, turun dari level 88,11 bps per 7 Juli 2023 menjadi 80,26 bps per 13 Juli 2023.

Artinya, selama tahun 2023 ini, berdasarkan data setelmen sampai dengan 13 Juli 2023, nonresiden tercatat beli neto Rp81,21 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp14,59 triliun di pasar saham.

Menurut laporan BI, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat, 14 Juli menguat ke level Rp14.950 per dolar AS. Sebelumnya berada di level Rp14.965 per dolar AS pada penutupan Kamis, 13 Juli 2023.

BI akan terus berupaya mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi. Salah satu caranya dengan memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” kata Erwin.