in

Beginilah Mempelajari Perilaku bagi Kucing

Ilustrasi kucing. Foto: Merdeka.com

Selain lucu dan menggemaskan, kucing juga punya kelebihan lain yang tidak kalah penting, yakni kecerdasan. Dengan kecerdasan yang dimilikinya, kucing bisa mempelajari beberapa hal yang mereka lihat di lingkungannya.

Kecerdasan kucing sudah ada secara alamiah sejak lahir. Karena kecerdasan tersebut, kucing jadi punya rasa penasaran yang tinggi terhadap sesuatu.

Rasa ingin tahu kucing akan sesuatu yang baru sangatlah tinggi. Kucing akan mencoba cari tahu dan terus mengintai sesuatu yang ingin diketahuinya.

Perilaku lucu dan menggemaskan kucing lahir dari naluri dan juga dari aktivitas mempelajari perilaku. Perilaku seperti menggigit, memukul, mengeong kemungkinan besar terjadi melalui naluri.

Akan tetapi, perilaku seperti berburu, buang air di kotak pasir, dan sebagainya merupakan hasil dari mempelajari perilaku. Kucing mempelajari perilaku dengan cara mengamati dan meniru.

Seekor kucing peliharaan dapat menangkap mangsanya saat berburu merupakan hasil dari mengamati dan meniru perilaku induknya maupun kucing lainnya. Begitu pula dengan aktivitas membuang air di tempat yang telah disediakan.

Karena tingginya kecerdasan yang dimiliki, kemampuan kucing untuk mengamati dan meniru juga tinggi. Bahkan, seekor kucing mampu mengamati dan meniru perilaku manusia sebagai tuannya.

Perilaku bagi kucing adalah sesuatu yang sangat menarik perhatiannya. Kucing lebih banyak berdiam diri daripada bergaul dengan kucing lainnya karena kecenderungan mengamatinya selalu ada.

Kucing yang sering melihat tuannya menonton telivisi akan ikut pula menonton meskipun tidak menikmati tontonan seperti halnya manusia. Hal ini terjadi karena kucing merupakan peniru yang baik.

Banyak hal lain yang dapat dilakukan kucing dari kemampuan meniru. Kucing cenderung mengamati dan meniru perilaku hewan lain maupun manusia.