in

Hindari 6 Kebiasaan Buruk Ini agar Gigi Tidak Rusak

Ilustrasi Gigi Sehat (Freepik)

Gigi merupakan aset berharga yang harus kita jaga seumur hidup. Memiliki gigi yang tidak sehat dapat membuat kita kesulitan saat makan, berbicara dan juga menurunkan rasa percaya diri.

Untuk memiliki gigi yang sehat, kita perlu merawatnya dengan baik. Selain menggosok gigi setiap hari dan rutin periksa ke dokter gigi, ada beberapa kebiasaan buruk yang perlu kita hindari agar gigi tidak cepat rusak.

Mengutip Medical News Today, berikut kebiasaan buruk yang bisa membuat gigi rusak:

Mengigit benda keras

Menggigit benda keras seperti pensil, pulpen, atau bahkan membuka kemasan dengan gigi adalah kebiasaan yang dapat merusak enamel gigi. Gigi tidak dirancang untuk menangani tekanan eksternal yang kuat. Maka, sering melakukan kebiasaan ini dapat menyebabkan keretakan atau bahkan patahnya gigi.

Merokok

Merokok adalah kebiasaan buruk yang tidak hanya berdampak buruk pada sistem pernapasan, tetapi juga berpengaruh negatif pada kesehatan mulut. Zat-zat kimia dalam rokok dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi, penyakit gusi, dan bahkan meningkatkan risiko kanker mulut.

Mengunyah es

Mengunyah es mungkin terdengar seperti kegiatan yang tidak berbahaya, namun ini sebenarnya dapat memberikan tekanan berlebihan pada gigi dan merusak struktur gigi. Es adalah benda keras dan dapat menyebabkan retakan atau kerusakan pada enamel gigi.

Mengonsumsi gula berlebihan

Mengonsumsi terlalu banyak gula, terutama dalam bentuk makanan atau minuman manis dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. Bakteri dalam mulut menggunakan gula sebagai sumber energi dan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi. Hal ini bisa menyebabkan pembentukan karies.

Mengonsumsi alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu keseimbangan kadar air dalam mulut, mengurangi produksi saliva yang berperan penting dalam melindungi gigi dari kerusakan. Selain itu, alkohol juga dapat mengiritasi jaringan mulut dan menyebabkan masalah gusi.

Sering minum minuman berkafein

Minuman berkafein seperti kopi dan teh jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan gigi mengalami pewarnaan. Selain itu, minuman berkafein dapat mengeringkan mulut, mengurangi produksi saliva, dan meningkatkan risiko kerusakan gigi.